MenuKuliner.net

Makanan Khas Tangerang Yang Tidak Boleh Lupa Dicoba

Diposting pada 24 November 2023

Makanan khas Tangerang merupakan daya tarik tersendiri bagi setiap orang untuk berkunjung kesini dilain waktu. Jika selama ini Anda hanya sekedar mampir dan belum pernah mencicipi kuliner lezat yang dimiliki Tangerang, silahkan baca artikel berikut sampai selesai. Ada beberapa pilihan menu terbaik yang siap menggoyang lidah Anda.

Tangerang adalah salah satu kota di Provinsi Banten yang masuk bagian Jabodetabek. Sehingga, orang-orang yang hilir mudik selalu ramai setiap harinya. Terlebih lagi di akhir pekan, sebagian orang memutuskan untuk datang ke Tangerang.

Agar akhir pekan Anda semakin berkesan dan menyenangkan, maka sudah seharusnya mencicipi ragam makanan khas Tangerang yang menggugah selera.

Beragam Makanan Khas Tangerang yang Bisa Bikin Lidah Bergoyang

Selain memiliki banyak tempat liburan favorit seperti taman potret dan scientea square park, Kota Tangerang menyimpan beraneka macam menu lezat buat dicicipi lidah Anda selama disana. Tidak perlu bingung, mari disimak pembahasan selengkapnya berikut:

Bebek Sate

Jika biasanya daging bebek digoreng, makanan khas Tangerang memiliki hidangan berbahan dasar daging bebek dan dibuat menjadi sate. Nantinya, daging bebek diolah dengan metode khusus sehingga bertekstur empuk.

Sementara itu, bumbunya menggunakan campuran santan, merica dan rempah rahasia agar semakin mantap. Harga seporsi bebek sate dijual mulai dari Rp. 50 ribu, sudah lengkap dengan nasi.

Kapan lagi Anda bisa menikmati sate bebek kalau bukan di Tangerang. Paling pas dimakan di siang dan malam hari.

Gecom

Gecom adalah makanan khas Tangerang yang berbahan dasar campuran toge dan oncom. Bagi Anda yang mungkin belum tahu oncom, ini merupakan hasil fermentasi kacang kedelai. Oncom bercitarasa kuat dan agak asam.

Cara pembuatannya cukup mudah, mula-mula menambahkan toge, bumbu oncom dan mie ke dalam wajan. Kemudian diberi sedikit air dan dimasak sampai matang.

Agar cita rasa gecom semakin sempurna, penjual biasa menambahkan kecap SH. Kecap SH hanya bisa Anda temui di Tangerang, sehingga memperkuat cita rasa khasnya. Rugi deh kalau sudah bolak-balik kesini namun belum pernah sekalipun mencicipi gecom.

Gereng Asem

Apakah Anda sedang mencari makanan khas Tangerang yang cocok untuk menu santap siang? Tidak perlu bingung, karena ada gereng asem yang siap memanjakan lidah. Gereng asem merupakan lauk yang dibungkus daun pisang dan dikukus.

Lauk pauk yang biasa digunakan untuk membuat gereng asem adalah daging ayam, tahu, jamur dan ikan. Didalamnya diberi tambahan rempah seperti sereh, lengkuas, jahe, bawang putih, dan lain sebagainya.

Ciri khas gereng asem adalah cita rasanya yang pedas asam. Cukup dimakan dengan nasi hangat, gereng asem sudah terasa nikmat. Gereng asem juga cukup menyegarkan di mulut, sehingga terasa pas dengan cuaca panas pada siang hari.

Nasi Sumsum Tangerang

Masih berupa makanan khas Tangerang yang cocok sebagai menu siang hari, kali ini ada nasi sumsum. Sesuai namanya, nasi sumsum berbahan dasar nasi putih dan sumsum kerbau atau sapi. Sumsum dan nasi putih tersebut nantinya dibakar sampai matang, sehingga memiliki aroma khas.

Untuk menikmati kelezatan nasi sumsum tangerang, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 10k per bungkus. Tidak terlalu mahal jika dibandingkan kelezatan yang bisa Anda dapatkan. Sumsum yang ditambahkan ke dalamnya terasa lumer diantara nasi.

Laksa Tangerang

Laksa adalah makanan khas Tangerang hasil perpaduan antara Melayu dan Tionghoa. Laksa merupakan bahasa sansakerta yang berarti banyak, nama itu dipilih karena proses pembuatan mie laksa menggunakan banyak kombinasi rempah.

Didalam seporsi laksa tangerang, Anda bisa menjumpai mie tepung beras putih rebus, kuah kuning kental, kacang hijau, parutan kelapa sangrai dan ditaburi daun seledri. Sehingga menciptakan rasa gurih dan agak manis didalam satu mangkok laksa tangerang.

Laksa tangerang biasa dihidangkan bersama tahu, telur rebus dan opor ayam. Membuat hidangan satu ini tambah spesial dan menggugah selera.

Bagi Anda yang sudah lelah berkeliling kota Tangerang dan ingin makan lezat, bisa deh memesan laksa tangerang. Khususnya bagi mereka penggemar olahan mie.

Sate Bandeng

Selain memiliki sate bebek, makanan khas Tangerang juga menawarkan sate bandeng. Sate bandeng ini sudah ada sejak tahun 1552 – 1570, semasa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin. Sehingga, termasuk salah satu makanan legendaris.

Sate bandeng ini dibumbui dengan santan dan berbagai macam rempah. Yang membuatnya semakin spesial adalah duri ikan bandengnya dibuang. Sehingga, Anda bisa langsung memakannya tanpa khawatir ada duri.

Untuk menikmati kelezatan sate bandeng, Anda hanya perlu membayar Rp. 35 ribu – Rp. 50 ribu. Harga ini sebanding dengan kelezatannya yang kaya rasa, sekaligus empuknya daging ikan bandeng.

Kue Apem

Jika Anda sudah cukup kenyang untuk menikmati hidangan utama, mari beralih ke kudapan yang lezat. Rekomendasi makanan khas Tangerang kali ini adalah kue apem. Sebagai masyarakat Indonesia, Anda pasti sudah tidak asing dengan apem.

Apem adalah kue tradisional berbahan dasar singkong dan campuran tepung beras. Agar lebih mantap, kue apem paling nikmat dihidangkan bersama sirup atau saus gula jawa.

Kue Jojorong

Makanan khas Tangerang lain yang bisa menjadi kudapan Anda adalah kue jojorong. Kue ini berbahan dasar campuran santan dan tepung beras, dibagian tengahnya diberi gula aren. Sehingga, menciptakan sensasi rasa gurih dan manis menjadi satu.

Koe jojorong diletakkan diatas daun pisang yang dibentuk mangkok. Dibagian ujungnya ditusuk lidi agar tidak tumpah. Teksturnya yang lembut membuat setiap orang semakin menyukai kue jojorong.

Untuk mencicipi manisnya kue jojorong, Anda bisa membeli dengan harga mulai dari Rp. 5 ribu – Rp. 20 ribu. Tergantung porsi mana yang dipilih, apakah kecil, sedang atau porsi besar.

Demikianlah pembahasan ringkas mengenai beraneka macam makanan khas Tangerang yang lezat buat dicicipi. Sebagai hidangan utama, paling mantap mencoba mie laksa dan sate bandeng. Jika mencari makanan ringan, bisa deh memilih kue apem dan kue jojorong.

Imam Thoib

Seorang programmer yang suka menjelajahi berbagai macam rasa. Suka tidur, makan dan nonton. Sesekali menulis untuk menunjukkan eksistensi.

Rekomendasi

©2024 MenuKuliner.net.