MenuKuliner.net

7 Makanan Khas Papua Barat Paling Wajib Dicoba – Cita Rasa Unik dan Khas!

Diposting pada 24 November 2023

Terletak di sisi paling barat dari Pulau Papua, Papua Barat semakin dilirik sebagai tujuan untuk wisata yang tidak biasa. Makanan khas Papua Barat juga jadi sorotan dengan ciri khas dan keunikan tersendiri. Dulunya bernama Irian Jaya Barat, Papua Barat resmi berganti nama berdasarkan PP No. 24 Tahun 2007. Provinsi dengan ibukota Manokwari ini semakin sering menjadi tujuan wisata para wisatawan dari dalam dan luar negeri. Papua Barat cocok sebagai destinasi wisata kuliner.

7 Makanan Khas Papua Barat Paling Wajib Dicoba

Keunikan cita rasa makanan khas dari Papua Barat terletak pada penggunaan rempah-rempah dan bahan yang masih asing di daerah lain. Berwisata kuliner di Papua Barat akan menjadi pengalaman tidak terlupakan. Berikut ini merupakan rekomendasi makanan khas Papua Barat yang memiliki cita rasa unik dan juga khas.

Papeda

Berbicara mengenai makanan khas dari Pulau Papua, yang terpikir pertama kali tentu adalah Papeda. Papeda merupakan bubur sagu khas yang dibuat dari rumbai atau pohon sagu. Tekstur menu makanan ini sendiri sangat unik. Papeda berwarna putih bening dengan tekstur lengket seperti lem. Makanan satu ini memang tidak memiliki rasa apapun. Untuk itu papeda paling cocok dinikmati bersama ikan kuah kuning atau mubara. Kandungan serat yang tinggi membuat papeda cocok sebagai makanan utama. Papeda juga menjadi makanan khas Papua Timur.

Keladi Tumbuk

Sayur keladi mungkin sudah tidak asing lagi. Cukup banyak daerah lain di Indonesia yang juga memiliki makanan khas dengan bahan baku utama dari keladi. Namun menariknya, di Papua Barat sayur keladi diolah dengan cara yang begitu unik dan tidak biasa. Bila memesan menu ikan bakar di Papua Barat, pengunjung tidak hanya akan diberikan sajian ikan bakar kaya rempah. Di pinggir piring juga akan ada sayur dengan tekstur dan penampilan yang cukup unik. Sayur tersebut tidak lain adalah keladi tumbuk. Keladi tumbuk dibuat dari sayur keladi yang direbus matang dan lembek. Setelah itu sayur akan ditumbuk hingga halus dan diberikan berbagai bumbu. Salah satu bumbu utama yang cukup unik ditambahkan adalah kelapa parut.

Ikan Cakalang Asar

Berkunjung ke Papua Barat belum akan lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh Ikan Cakalang Asar. Sepintas, Ikan Cakalang Asar mirip dengan ikan cakalang asap. Baik itu dari penampilan sampai juga cara pengolahannya. Seperti juga ikan cakalang asap, ikan cakalang asar dibuat dengan cara diasap dalam waktu lama. Hanya saja, ikan cakalang asar diasapi dengan posisi ikan diagonal dan dekat dengan api. Cara pengasapan yang unik ini dilakukan demi memastikan daging ikan benar-benar matang. Selain juga memberikan cita rasa dan juga aroma unik.

Kue Lontar

Kue ini menjadi oleh-oleh khas Papua Barat berikutnya. Bila pertama kali mendengar namanya, mungkin tidak akan tertarik. Bagaimana tidak, lontar sepertinya bukan bahan baku yang akan lezat diolah menjadi kue. Namun uniknya, kue lontar tidak terbuat dari tanaman lontar. Penamaan lontar justru berasal dari kata dalam bahasa Belanda, lond tart yang berarti kue bundar. Kue Lontar memang memiliki bentuk bundar layaknya pie susu. Rasanya pun sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pie susu. Kue ini memiliki rasa manis legit dengan tekstur renyah pada bagian luar. Selain bisa didapatkan di Papua Barat, kue lontar juga menjadi makanan khas Papua Tengah.

Martabak Sagu

Sagu menjadi salah satu bahan makanan utama di berbagai daerah di Papua. Salah satunya karena tanaman ini memang mudah ditemui di daerah ini. Bukan hanya diolah menjadi papeda, sagu juga disajikan sebagai makanan ringan. Kali ini sagu diolah hingga halus. Kemudian dimasak dengan isian gula aren. Cita rasa martabak sagu ini manis dan legit, dengan tekstur khas sagu yang begitu unik. Rasa yang begitu lezat membuat martabak sagu sajian istimewa di Papua Barat. Makanan ringan ini kerap kali dibuat sebagai suguhan untuk tamu-tamu penting.

Ikan Bungkus

Sekilas, makanan khas Papua Barat ini memiliki tampilan mirip dengan pepes. Hanya saja penggunaan daun dan bumbu-bumbu yang digunakan cukup membedakan kedua makanan khas daerah berbeda tersebut. Masyarakat Papua Barat biasanya menggunakan ikan laut segar sebagai bahan baku utama makanan khas satu ini. Ikan yang sudah dibersihkan kemudian dibalut dengan bumbu berempah. Pemberian bumbu harus cukup banyak hingga membalut seluruh bagian ikan. Setelah itu ikan juga akan ditaburi dengan garam yang cukup banyak pula. Bila sudah, ikan akan dibungkus dengan menggunakan daun talas. Penggunaan bumbu dan garam yang banyak pada ikan bertujuan untuk menghilangkan getah dari daun talas. Kemudian ikan bungkus dibakar dengan api kecil hingga matang.

Manisan Pala

Satu lagi oleh-oleh khas Papua yang tidak boleh ketinggalan dibeli bila berkunjung ke Papua Barat. Manisan Pala merupakan kudapan khas dari Kabupaten Fak Fak. Seperti namanya, bahan utama dari manisan ini adalah buah pala. Sebagai buah khas Kabupaten Fak Fak sekaligus komoditi penjualan utama, buah pala memang cukup mudah ditemui. Untuk itu banyak masyarakat yang lantas mengolah buah ini menjadi manisan. Hingga akhirnya manisan pala menjadi oleh-oleh dan makanan khas yang tidak boleh ketinggalan didapatkan bila berkunjung ke Papua Barat. Cara membuat manisan pala sedikit berbeda dengan manisan buah lain. Buah pala pertama-tama harus dibersihkan kemudian dijemur hingga kering lebih dulu. Setelah itu buah pala direndam dalam larutan air gula selama beberapa waktu. Hingga saat ini proses pembuatan buah pala masih dikerjakan secara tradisional.

Di atas merupakan deretan makanan khas Papua Barat yang pastinya tidak boleh terlewatkan. Pastikan untuk mencoba makanan di atas ya!

Imam Thoib

Seorang programmer yang suka menjelajahi berbagai macam rasa. Suka tidur, makan dan nonton. Sesekali menulis untuk menunjukkan eksistensi.

Rekomendasi

©2024 MenuKuliner.net.